Monday, July 13, 2026

Kabar dari Bukit, Minggu 5 Juli 2026

Kabar dari Bukit

 

TAHANAN YANG PENUH HARAPAN (Za. 9:9-12)

 

Pada hari ini juga Aku memberitahukan: Aku akan memberi ganti kepadamu dua kali lipat!” (Za. 9:12)

 

Selamat hari Minggu.

Setiap kita pasti memiliki pergumulan hidup. Ada tentang kesehatan, pekerjaan, usaha, kesulitan ekonomi, dan bahkan dari hubungan keluarga - dekat dan jauh; ada yang berat dan ada yang ringan. Selain pergumulan, kita juga mungkin ada pengharapan, sebuah mimpi lama yang masih menggantung di awan, kadang sudah terasa dekat tapi seringnya menjauh. Semua ini mesti kita hadapi dengan bijak. Sebisanya, janganlah sampai mengganggu hidup dan keseharian kita, apalagi putus asa melihat semua pintu sudah tertutup. Jangan juga sampai bertanya: Di manakah Tuhan?

 

Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Za. 9:9-12. Nas ini dituliskan saat bangsa Israel baru pulang dari pembuangan ke Babel. Kondisi psikologis mereka trauma, juga ekonomi dan rasa kebangsaan hancur. Mereka adalah umat pilihan dan bangsa besar yang pernah dipimpin Raja Daud - dengan wilayah luas, kini hanya diperlakukan sebagai hamba bahkan sebagai tahanan yang terbelenggu.

 

Tetapi Allah tidak pernah melupakan umat-Nya. Oleh karena itu Allah mengutus Nabi Zakharia menyampaikan pesan bahwa pengharapan tidak boleh pudar. Janji-Nya teguh dan setia. Akan datang seorang Raja yang "adil dan jaya. Ia lemah lembut dan menunggang seekor keledai, seekor keledai beban yang muda" (ay. 9; Mat. 21:5). Ia akan melenyapkan kereta, kuda dan busur perang (ay. 10a), dan bukan untuk menumpahkan darah musuh, melainkan darah-Nya sendiri di kayu salib, sebagai darah perjanjian (ay. 11a).

 

Raja yang datang itu yakni Mesias, Tuhan Yesus, akan membawa damai, "wilayah kekuasaan-Nya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi" (ay. 10b). Sayangnya, umat Israel tidak dapat menangkap pesan tersebut, mereka terus menerus dijajah berbagai imperium, dan berpikir yang datang adalah raja pemimpin perang; sedangkan pesan nubuatan Allah yang dibangun adalah kerajaan rohani. Melalui nabi Zakharia, Tuhan meminta cara pandang mereka berubah, tapi tidak ditangkap dengan baik dan semestinya.

 

Maka kita pun, mungkin saat ini terbeban pergumulan yang membuat kita kesusahan dan penderitaan, atau memiliki pengharapan yang belum terwujud seolah jadi "tahanan". Tetapi tetaplah setia, tetap mengandalkan Tuhan Yesus. Lihat juga pergumulan dan pengharapan yang tidak terwujud mungkin karena ada faktor penghambat, dari pribadi kita yang belum berkenan kepada Tuhan. Segera bereskan, dan kembali berlindung dan bersandar kepada Tuhan Yesus. Ia akan memulihkan-Nya, membebaskan kita "dari lobang yang tidak berair. Kembalilah ke kota bentengmu, hai orang tahanan yang penuh harapan!" (ay. 11b-12a).

 

Melalui nas minggu ini Tuhan berjanji, bila kita sabar dan setia, maka kita yang tadinya menjadi "tahanan" dalam kesusahan, akan menjadi "tahanan yang penuh harapan!.... Aku akan memberi ganti kepadamu dua kali lipat! (ay. 12). Lihatlah, Tuhan juga memberikan yang sama kepada Ayub yang tetap percaya dan setia (Ay. 42:10).

 

Selamat beribadah dan bersekutu dengan sesama.

 

Tuhan Yesus memberkati, amin. 

 

 

Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min. 

 

Khotbah

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Renungan

Pengunjung Online

We have 31 guests and no members online

Statistik Pengunjung

14109198
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Keseluruhan
578
3138
7157
14075849
44994
128572
14109198

IP Anda: 216.73.216.177
2026-07-14 05:57

Login Form