Kabar dari Bukit, Minggu 12 Juli 2026
Kabar dari Bukit
FIRMAN TUHAN YANG TIDAK SIA-SIA (Yes. 55:10-13)
”Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia" (Yes. 55:11a)
Selamat pagi.
Hati saya kadang masygul bila setelah berkhotbah, melihat perilaku jemaat setelah ibadah selesai. Ada yang berdesakan keluar, padahal baru saja dikhotbahkan tentang orang yang sabar dan mengalah lebih diberkati Tuhan. Demikian juga membuang sampah sembarangan, padahal tadi khotbahnya tentang perilaku yang berkenan kepada Tuhan: Jangan bikin susah orang lain (Mat. 7:12), harus dibersihkan. Mengapa firman yang baru saja disampaikan tidak berdampak?
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Yes. 55:10-13. Nas ini merupakan bagian dari perikop "Seruan untuk turut serta dalam keselamatan yang dari Tuhan." Pada nas sebelumnya Nabi Yesaya meminta agar umat Israel ingat panggilan dan pilihan Tuhan atas mereka sebagai saksi bagi bangsa-bangsa. Tetapi umat Israel telah melenceng jalannya dan akibatnya mereka menderita. Maka Nabi Yesaya memerintahkan, "Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!... Baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Dia akan menyayanginya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya" (ay. 1-9).
Nas berlanjut dengan janji Tuhan akan kepastian dan manfaat firman: "Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, tetapi mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tanaman, memberikan benih kepada penabur dan makanan kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia" (ay. 10-11a). Pada bagian lain Alkitab dijelaskan bahwa firman dan ibadah memiliki kuasa (Ibr. 4:12; Mzm. 33:9; 2Tim. 3:5).
Pertanyaannya, sesuai cerita pembuka di atas, mengapa orang yang baru saja mendengar khotbah, tidak langsung berdampak dalam sikap kesehariannya? Nah, ini ada beberapa faktor yang diperlukan agar firman tersebut memiliki kuasa dan tidak kembali dengan sia-sia. Pertama, yang mendengar mesti memiliki rasa haus dan mau datang kepada Yesus (ay. 1-2). Jika perasaan ini tidak ada, maka firman yang disampaikan hanya berupa informasi semata, tidak menjadi hikmat yang berbuahkan transformasi. Kedua, mesti ada keinginan hati berubah dan menyadari jalan yang ditempuh selama ini tidak berkenan kepada Tuhan; keinginan bertobat dan melakukan perbaikan diri (ay. 7-8).
Ketiga, iman yang belum bulat dan kuat. Hatinya masih mengandalkan diri sendiri dan belum sepenuhnya percaya Tuhan ikut menentukan dalam perjalanan hidupnya. Keempat, faktor pemberita firman memang ikut menentukan, seberapa baik hidupnya selama ini dikenal oleh pendengarnya. Keteladanan sangat penting, namun hal ini semestinya tidak mempengaruhi firman yang disampaikan.
Pesan nas minggu ini sama dengan perumpamaan yang diberikan oleh Tuhan Yesus, tentang firman adalah benih dan ditabur pada berbagai jenis tanah: jatuh di pinggir jalan maka burung akan memakannya; ditabur di tanah yang berbatu-batu, maka ketika matahari datang langsung layu dan menjadi kering; benih ditabur di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati. Tetapi benih firman yang ditabur di tanah yang baik akan berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat (Mat. 13:3-8; Luk. 8:4-15). Kini, semua tergantung kita, bagaimana mempersiapkan diri dan kemauan untuk berubah. Doa memohon Roh Kudus dan membuka hati, sangat menentukan dampaknya terhadap hidup kita.
Selamat beribadah dan bersekutu dengan sesama.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026Khotbah Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026 TAK TERPISAHKAN...Read More...
-
Khotbah (2) Khotbah Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026Khotbah Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026 – Opsi 2 YANG...Read More...
-
Khotbah (3) Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026Khotbah Minggu IX Setelah Pentakosta - 26 Juli 2026 – Opsi 3 KARMA...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 180 guests and no members online
