Kabar dari Bukit, Minggu 7 Juni 2026
Kabar dari Bukit
ANUGERAH DAN BELAS KASIHAN (Mat. 9:9-13, 18-26)
”Jadi, pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan. Sebab, Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa" (Mat. 9:13)
Selamat hari Minggu.
Saya teringat saat liburan ke Bali bersama keluarga. Anak bungsu saya masih berusia enam tahun. Dia biasa bermain berenang di kolam dangkal. Tetapi ketika melihat kolam renang hotel yang besar tapi dalam, dia langsung lompat ke kolam. Saya yang pas di dekatnya dengan pakaian lengkap, tanpa berpikir panjang langsung lompat juga ke kolam. Puji Tuhan, si bungsu bisa saya raih dan gendong ke tepi kolam. Dan begitulah hati seorang ayah kepada anak-anaknya.
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Mat. 9:9-13, 18-26. Nas ini melompati ayat 14-17 (tentang berpuasa), karena ketiga kisahnya hampir sama temanya yakni tentang belas kasihan dan kuasa yang diperlihatkan oleh Tuhan Yesus: kepada Matius (ay. 9-13), perempuan yang sakit pendarahan (ay. 20-22) dan kepala rumah ibadat yang anak perempuannya baru meninggal (ay. 18-19, 23-26).
Matius adalah pemungut cukai, mewakili penjajah Romawi sehingga tidak disukai orang Yahudi; dianggap pemeras rakyat dan pendosa. Matius yang sedang duduk bekerja di rumah cukai, ketika Yesus lewat langsung melihatnya dan berkata: “Ikutlah Aku.” Seketika itu juga Matius bangkit berdiri dan mengikuti-Nya (ay. 9). Memang Matius tidak memperlihatkan imannya, tetapi Yesus tahu bahwa Matius sedang bergolak hatinya setelah melihat kuasa-kuasa Yesus dinyatakan kepada orang-orang lemah yang membutuhkan belas kasihan. Ada dilema dan kerinduan di dalam hati Matius dan Yesus melihatnya (1Sam. 16:7).
Ini berbeda dengan kisah lainnya. Seorang kepala rumah ibadat yang sudah tahu kuasa Yesus, datang menyembah Dia; memohon agar Yesus datang ke rumahnya. Imannya sungguh besar dengan berkata, jika Yesus meletakkan tangan atas putrinya yang baru saja meninggal, maka ia akan hidup (ay. 18-19). Benar, ketika sampai di rumah, upacara orang meninggal telah dimulai dengan peniup-peniup seruling dan keramaian. Tetapi Yesus meminta semua orang keluar. Yesus memegang tangan anak itu, lalu ia bangkit (ay. 24-25).
Sebuah kisah selipan, selagi dalam perjalanan ke rumah yang berduka, seorang perempuan yang sudah 12 tahun menderita pendarahan (bayangkan!), berusaha mendekati Yesus, berharap dengan iman: "Asal kusentuh saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Iman yang luar biasa. Yesus melihatnya dan dengan rasa belas kasihan lalu berkata kepadanya: “Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkanmu.” Lalu sembuhlah perempuan itu” (ay. 20-22).
Ada beberapa hal yang kita lihat dari ketiga kisah ini. Pertama, seperti menyelamatkan anak bungsu saya, kita membayangkan kasih Tuhan juga sama besarnya kepada kita anak-anak-Nya. Kedua, selain melihat iman, Yesus juga melihat (pergumulan) hati kita. Apakah ada kerinduan untuk Yesus campur tangan dalam masalah yang kita hadapi? Ketiga, Yesus menyukai orang-orang yang aktif dan responsif menerima anugerah-Nya, bukan orang yang pasif, malas, tidak bersemangat dan berpengharapan. Matius, perempuan najis yang sakit 12 tahun, dan ayah yang anak perempuannya meninggal, melihat selalu ada jalan. Keempat, Yesus membuktikan diri-Nya selain penuh belas kasihan, juga penuh kuasa bahkan menghidupkan yang mati; sebab Dialah sumber hidup.
Kini kembali kepada kita. Setiap kita pasti punya pengharapan dan pergumulan. Sudahkah kita memperlihatkan empati dan belas kasihan terhadap sesama (Hos. 6:6)? Adakah kita memberi tempat, Tuhan Yesus ikut menolong dan menjadi andalan kita? Semoga.
Selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Pdt. (Em.) Ir. Ramles Manampang Silalahi, D.Min.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu IV Setelah Pentakosta - Minggu 21 Juni 2026Khotbah Minggu IV Setelah Pentakosta - Minggu 21 Juni 2026 TETAP...Read More...
-
Khotbah (2) Minggu IV Setelah Pentakosta - Minggu 21 Juni 2026Khotbah Minggu IV Setelah Pentakosta - Minggu 21 Juni 2026 – Opsi...Read More...
-
Kabar dari Bukit, Minggu 14 Juni 2026Kabar dari Bukit MENJADI HARTA KESAYANGAN TUHAN (Kel. 19:2-8a) ”Jadi...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 56 guests and no members online
