Kabar dari Bukit, Minggu, 15 Maret 2026
Kabar dari Bukit
KEPUASAN HIDUP DAN BERSYUKUR (Bil. 21:4-9)
"Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir, supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab, di sini tidak ada roti dan tidak ada air. Kami muak dengan makanan hambar ini” (Bil. 21:5)
Barangkali kita juga pernah mengeluh atau bersungut-sungut dalam hidup saat datang runtutan hal yang tidak menyenangkan hati. Bisa saja dari suami yang tidak pandai mencari uang, istri yang cerewet atau boros, kehidupan yang datar, atau penyakit yang berulang dan berkepanjangan. Gerutuan bisa juga dialamatkan kepada pengurus gereja, organisasi, perkumpulan, bahkan kepada pemerintah. Tapi, apa hasil gerutuan?
Firman Tuhan bagi kita di hari Minggu yang berbahagia ini adalah Bil. 21:4-9, judul perikopnya: Ular tembaga. Ini kisah bangsa Israel yang bersungut-sungut saat perjalanan mereka kembali ke Kanaan dari Mesir, terasa panjang, berputar dan berat: mereka pun protes seperti ayat pembuka di atas.
Kisah bangsa Israel mengeluh di Alkitab ada 10 kali, diantaranya ketakutan saat dikejar tentara Mesir (Kel. 14:10-12), air yang pahit di Mara (Kel. 15:23-24), kelaparan dan ingin makan daging (Kel. 16:2-3), kekurangan air di Rafidim (Kel. 17:1-7), bahkan saat terakhir masuk ke Kanaan mereka ketakutan atas laporan 12 pengintai (Bil. 13:31-33).
Pada nas minggu ini diceritakan Tuhan marah, mengirimkan ular-ular tedung yang pagutannya mematikan. Umat lantas sadar akan dosanya dan memohon kepada Musa agar berdoa untuk mereka. Tuhan yang baik memerintahkan Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya di tiang. Bagi mereka yang memandang ular tembaga tersebut, meski dipagut ular tedung, mereka tetap hidup.
Hidup memang harus memilih: mengeluh bersungut-sungut atau selalu mengucap syukur atas setiap keadaan yang terjadi? Yang jelas, sikap menggerutu malah merusak diri sendiri! Memang ada kalanya mengeluh bermanfaat kecil, yakni melampiaskan sesuatu dari hati yang sesak. Nah untuk ini perlu belajar bagaimana mengekspresikannya dengan positif dan benar. Pengalaman memperlihatkan, keluhan, sungut-sungut atau mengkritik, seringnya tidak membawa hasil baik. Dan, yang kita lakukan sia-sia bahkan sering menjadi pertengkaran. Oleh karenanya lebih baik memilih mensyukuri segala yang ada. Alkitab pun mengajarkan agar selalu mengucap syukur dan menaikkan doa permohonan (Flp. 4:6-7).
Untuk itu kita perlu belajar bagaimana hidup bersyukur. Pertama, lihatlah apa yang sudah dimiliki: hidup, tubuh, istri/suami, keluarga, teman, pekerjaan dan lainnya. Syukurilah. Kedua, lihatlah dengan mata iman bahwa semuanya adalah yang terbaik diberikan Tuhan kepada kita. Jangan membandingkan, atau berpikir sebaliknya: Tuhan tidak adil, tidak baik. Berpikirlah positif. Tahap ketiga - ini yang penting, berjuanglah agar membuat segalanya lebih baik. Artinya perlu berpikir, berencana, berkreasi, dan bekerja keras. Janganlah meremehkan kebaikan Tuhan, sebab Kristus telah membayar mahal untuk keselamatan kita. Mintalah kepada-Nya agar upaya dan pengharapan kita dituntun dan diberkati-Nya.
Sadarilah bahwa bersungut-sungut dan menggerutu itu dosa. Jangan sampai Tuhan menghukum kita karena ketidakpercayaan dan ketidaktaatan, mengirimkan "ular-ular tedung". Pandanglah Yesus sebagaimana umat Israel memandang ular tembaga sebagai simbol kehadiran Tuhan dan pemulihan. Musa meninggikan ular tembaga di padang gurun, kita pun meninggikan Yesus agar selamat (Yoh. 3:14-16). Bagi yang terus berusaha, percayalah Tuhan akan memberi yang lebih baik (Mat. 7:7-8). Mungkin saja jalannya berkelok, jatuh bangun, tetapi disitulah nikmat dan indahnya menjalani kehidupan. Dan itulah kepuasan hidup yang dimulai dengan sikap selalu bersyukur.
Selamat hari Minggu dan selamat beribadah.
Tuhan Yesus memberkati, amin.
Berita Terbaru
Khotbah
-
Khotbah Minggu VI Prapaskah 29 Maret 2026Khotbah Minggu VI Prapaskah (Minggu Palma – Masa Sengsara) 29...Read More...
-
Khotbah Minggu (2) VI Prapaskah 29 Maret 2026Khotbah Minggu VI Prapaskah (Minggu Palma – Masa Sengsara) 29...Read More...
-
Khotbah Minggu (3) VI Prapaskah 29 Maret 2026Khotbah Minggu VI Prapaskah (Minggu Palma – Masa Sengsara) 29...Read More...
- 1
- 2
- 3
- 4
Renungan
-
Khotbah Utube Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1Membalas Kebaikan Tuhan Bagian 1 Khotbah di RPK https://www.youtube.com/watch?v=WDjALZ3h3Wg Radio...Read More...
-
Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015Khotbah Tahun Baru 1 Januari 2015 Badan Pengurus Sinode Gereja Kristen...Read More...
-
Khotbah Minggu 19 Oktober 2014Khotbah Minggu 19 Oktober 2014 Minggu XIX Setelah Pentakosta INJIL...Read More...
- 1
Pengunjung Online
We have 21 guests and no members online
